Jumat, 23 April 2010

KETURUNAN PRABU SILIWANGI

SALAH SATU RUNDAYAN DARI KETURUNAN PRABU SILIWANGI - MELALUI PANGERAN PAPAK WANGSAMUHAMAD CINUNUK-GARUT (antara lain):

PRABU SILIWANGI: (1482 – 1521 M)
Kanjeng Pangeran Mangku Negara, Prabu Banjaran Sari, Sri Baduga Maharaja – Rundayanana:
Dari isteri Nyi Ratu Putri Buniwangi, Ratu Ayu Rambut Kasih Sekar Arum Rutjitawati Kancana (Limbangan), putri dari Prabu Layaranwangi (Sunan Rumenggong) dari Keprabuan Kerta Rahayu, berputra antara lain:
I. Raden (Prabu) Hande Limansenjaya, atau Prabu Liman Djaja yang adalah putra Prabu Siliwangi yang ke-19; dan ada lagi Prabu Wastu Dewa dari ibu yang sama.
II. Prabu Hande mempunyai seorang putera bernama Raden Wijaya Kusumah, atau Prabu Adipati Djaja, Sultan (Sunan) Cipancar. Cucu Prabu Siliwangi ini masuk Islam pada tahun 1525 M
III. Raden Wijaya Kusumah berputra 14 orang, yang sulung bernama Raden Tumenggung Wangsanegara, Sunan Karaseda, yang melanjutkan ke-adipatian Galih-Pakuan, menggantikan ayahnya.
IV. Raden Wangsanegara berputra 6 orang, salah satunya Raden Adipati Aria Djiwanata.
V. Selanjutnya berputra Dalem Raden Adipati Arya Megatsari Suryakusumah, yang berputra 9 orang di antaranya:
VI. Dalem Adipati Suta Djiwanagara, yang wafat di Mataram; berputra:
VII. Tumenggung Widjajakusumah, Dalem Emas, di Sukadanah, Sadang Wanaraja; berputra 10 orang di antaranya:
VIII. Dalem Sutanagara di Cinunuk, Wanaraja – Garut. Leluhur keturunan Cinunuk ini berputra 8 orang, di antaranya seorang perempuan bernama:
IX. Nyai Raden Siti Tedja Kiamah; menikah dengan Kiai Raden Noer Chatim yang berputra 5 orang di antaranya:
X. Kiai Raden Muhammad Aliyam, beristri Nyimas Domas, berputra 3 orang, yang di antaranya;
XI. Kiai Raden Muhammad Djuwari, beristri Raden Nyimas Indjang; berputra:
XII. Raden Wangsa Muhammad, Pangeran Papak, yang lahir di Cinunuk pada abad ke-18 Masehi,
Wafat 17 Safar 1317 H atau th 1810 M. Selanjutnya dari keturunan ke-12 Prabu Siliwangi ini:
XIII. Nyi Raden Siti Satrinah, yang disebut sebagai Eyang Entri atau Uyut Enteh, wafat tahun 1925,
XIV. Aki Raden Madsari, menikah dengan nenek Enot
XV. Raden Haji Siti Mariah, di Tanjung, Kawalu wafat tahun 1982, menikah dengan Raden Yudawinata, putra Raden Yudapradja. Kuburannya sekarang di Cicariang – Kawalu.
XVI. Raden Maman Lukman, Kawalu (18-4-1917 --- 14-4-2000) menikah Nenah Hunaenah (1922)
XVII. Nyi Raden Euis Herlina (Iis), Kawalu 2-11-1959 menikah: Ir. H. Pipip Sumantri (5-5-1936)
XVIII. Ami Nadia Rachmi (13-12-1980); Qanita (10-9-1981); Zohra (27-12-1982); Bushra (18-7-1984); Safiyya (1-7-1985); Sakinat (Jeanette Fb. Lb, 18-4-1987); Mubasher Ahmad (1-11-1990)

1 komentar:

Imam Nurjaman mengatakan...

1Salam Bwt Teh Iis dan keluarga, dari keluarga Tuti sulastri dr karawang putri bp Suda'i/mih oneng Tasikmalaya, 'MINAL AIDIN WAL FAIDZIN' Mohon maaf lahir dan batin.